Thursday, May 21, 2015

PANDUAN PRAKTIK KERJA (PPK) MENCUCI TANGAN STERIL

Pengertian
Mencuci tangan secara steril (suci hama) khususnya bila akan melakukan tindakan steril
Tujuan
a) Mencegah infeksi silang
b) Membebaskan kuman dan mencegah kontaminasi tangan

Kebijakan
Sebagai perlindungan terahdap tenaga medis maupun pasien dari infeksi
Prosedur
a)          Peralatan
a) Wastafel/air mengalir
b) Sabun biasa/antiseptik
c) Sikat lembut DTT
d) Spon
e) Handuk steril/lab bersih dan kering
f) Watafel/air mengalir

b)         Prosedur kerja
a)        Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan
b)        Lepaskan cincin, jam tangan dan gelang
c)        Basahi kedua tangan dengan menggunakan air mengalir sampai siku, gunakan sabun kearah lengan bawah, lakukan hal yang sama pada sebelah tangan.
d)       Bersihkan kuku dengan pembersih kuku atau sikat lembut kearah luar, kemudian bersihkan jari hingga siku dengan gerakan sirkular dengan spon. Mengulangi hal yang sama pada lengan yang lain. Lakukan selama minimal 2 menit.
e)        Membilas tangan dan lengan secara terpisah dengan air mengalir, setelah bersih tahan kedua tangan mengarah ketas sebatas siku. Jangan biarkan air bilasan mengalir ke area bersih.
f)         Menggosok seluruh permukaan kedua belah tangan, jari dan lengan bawah dengan antiseptik minimal selama 2 menit.
g)        Membilas setiap tangan dan lengan secara terpisah dengan air mengalir, setelah bersih tangan diarahkan keatas sebatas siku. Jangan biarkan air bilasan mengalir ke area tangan.
h)        Menegakkan kedua tangan kearah atas dan jauhkan dari badan, jangan sentuh permukaan atau benda apapun.
i)          Mengeringkan tangan menggunakan handuk steril atau diangin-anginkan. Keringkan tangan mulai dari ujung jari sampai dengan siku. Untuk tangan yang berbeda gunakan sisi handuk yang berbeda.

Unit terkait
Rawat Jalan, UGD

PPK / PROSEDURE CUCI TANGAN BERSIH

Pengertian
Membersihkan tangan dari segala kotoran dimulai dari ujung jari sampai siku dan lengan dengan cara tertentu sesuai kebutuhan.
Tujuan
a)        Membebaskan tangan dari kuman dan mencegah kontaminasi
b)        Memindahkan angka maksimum kulit dari kemungkinan adanya
organisme patogen.
c)        Mencegah atau mengurangi peristiwa infeksi
d)       Memelihara tekstur dan integritas kulit tangan dengan tepat.
Kebijakan
Sebagai perlindungan terahdap tenaga medis maupun pasien dari infeksi
Prosedur
A.      Peralatan
a) Wastafel/air mengalir
b) Sabun biasa/antiseptic
c)  Watafel/airmengalir
B.       Prosedur kerja
1)      Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan (air yang mengalir). Air mengalir membantu menyingkirkan mikroorganisme
2)      Singsingkan lengan baju seragam yang panjang diatas pergelangan tangan Anda. Memberikan akses ke jari-jari, tangan dan lengan
3)      Lepaskan perhiasan dan jam tangan. Menggunakan cincin dapat meningkatkan mikroorganisme pada tangan (Meeker, Rothrock, 1995)
4)      Periksa adanya luka atau abrasi pada lengan dan jari. Area inflamasi atau luka pada kulit dapat menjadi tempat mikroorganisme
5)      Basahi kedua tangan sampai ke siku dengan air yang mengalir. Jaga tangan dan lengan bawah berada lebih rendah dari siku selama prosedur dilakukan. Tangan menjadi bagian yang paling bersih dari ekstremitas atas
6)      Oleskan 1 ml sabun cair biasa atau 3 ml sabun cair antiseptik pada tangan dan gosok sampai berbusa. Jika menggunakan sabun batangan, pegang dan gosok sampai berbusa. Jumlah bakteri berkurang secara signifikan pada tangan jika digunakan 3-5 sabun antimikrobial (Larsen, 1987)
7)      Bersihkan kedua tangan dan jari selama 10-15 detik. Gesekan dan gosokkan mekanik mengangkat kotoran dan bakteri. Sabun antimikribial harus kontak dengan kulit selama sedikitnya 10 detik (Garner, 1985)
8)      Bersihkan punggung tangan kanan dan kiri dengan gerakan memutar secara bergantian
9)      Bersihkan sela jari kanan dan kiri dengan menyilangkan jari-jari kedua tangan secara bergantian. Menjalin jari-jari dan ibu jari memastikan bahwa semua permukaan dibersihkan
10)  Bersihkan punggung jari kanan dan kiri secara bergantian
11)  Bersihkan ibu jari kanan dan kiri secara bergantia
12)  Bersihkan ujung jari kanan dan kiri pada telapak tangan secara bergantian
13)  Jika area di bawah jari-jari kotor tambahkan sabun atau disikat dengan sikat kuku. Penyikatan kotoran di bawah kuku dapat mengurangi mikroorganisme pada tangan
14)  Bilas kedua tangan secara menyeluruh, jaga tangan diatas dan siku tetap dibawah. Pembilasan secara mekanik dapat membersihkan kotoran dan mikroorganisme. Mengeringkan tangan mencegah kulit pecah-pecah da kasar
15)  Gunakan handuk bersih dan kering untuk mengeringkan tangan, gerakan dari jari ke siku. Keringkan dengan gerakan melingkar
16)  Tutup kran dengan menggunakan handuk atau tissu. Mencegah kontaminasi tangan
Unit terkait
Rawat Jalan, UGD